Batik Kedunggudel Sukoharjo
Minggu 29 Juni 2022 18:00 WIB
Penulis: Ardean Rio Saputro
HHofficial.news.com,SUKOHARJO – Proses produksi batik Kedunggudel (29/6/2022),(Kedunggudel, Kelurahan Kenep, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah)
HHofficial.news.com,SUKOHARJO – Hampir 50% desa Kedunggudel, Kelurahan Kenep, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Batik merupakan ciri khas indonesia terutawa diwilayah jawa yang kental dengan batik,
Batik sebagai sebuah industri, bukan hanya bicara masalah modal, bahan baku, kapasitas produk dan pemasarannya. Yang lebih penting adalah SDM yang secara turun temurun dari generasi ke generasi.
Salah satu sentra penrajin batik lokal di Sukoharjo adalah kampung Kedunggudel, Kelurahan Kenep, Kecamatan Sukoharjo. Kampung tersebut sekitar 8 kilometer ke arah selatan dari kantor Kabupaten sukoharjo. Perjalanan dengan sepeda montor, Kedunggudel bisa ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit dari kantor Kabupaten Sukoharjo. Nama kampung tersebut mulai dikenal karena masuk dalam wilayah desa wisata kreatif Kenep. Namun, bukan itu saja yang membuat kampung tersebut dikenal luas. Tidak hanya di Sukoharjo tapi juga secara nasional karena kampung tersebut memiliki produk batik yang luas.
Saat ini, ada 11 perajin batik di kampung Kedunggudel. Meski memiliki merek sendiri-sendiri, secara luas produk batiknya disebut “Batik Kedunggudel”. Bahkan, ada salah satu perajin yang menggunakan merek “Batik Kedunggudel”. Selain itu ada juga merek “Sendang Mulyo” dan lainnya. Produk batik lokal Kedunggudel sudah menasional karena Batik Kedunggudel memiliki kualitas yang baik. Selain itu, Batik Kedunggudel juga memiliki cirikhas tersendiri yakni motif “Lombok Gendayakan”. Hal itu mengacu pada tokoh ulama lokal Kiai Lombok yang dimakamkan di Kampung Kedunggudel. Distribusi batik lokal dari Kampung Keduggudel pun sudah ke sejumlah kota besar di Indonesia.
Bahkan tenaga kerja batik di Sukoharjo mencapai ribuan. Mereka terbagi atas pengusaha, pembatik canting, pembatik cap, pembatik printing. Ada pula ahli dalam mewarnai batik, ahli dalam membuat cap batik, ahli dalam pembuat canting dan sebagainya. Karena kita menyadari Industri batik sangatlah luas bidang-bidang keahlianya. Tidak bisa dikerjakan satu orang harus berkelompok. Pengusaha batik, belum tentu bisa mencanting karena harus ahlinya.

Komentar
Posting Komentar